![]() |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Wednesday, October 12, 2005
Kala Cinta Berakhir Sepasang merpati mengepakkan sayap perlahan melintasi pegunungan yang dingin Semburat rona bahagia terasa, menyejukkan, membelai-belai ke seluruh relung hati Walau udara tidak bersahabat, namun perjalanan kali ini begitu mengasyikan Seia sekata terbang bersama menuju ke suatu tempat yang dirindu Tempat yang telah sekian lama ada dalam doa, cita, cinta dan harapan Desir angin, deru ombak, irama dingin, pekat malam, semburat birahi, melebur jadi satu Saat hampir sampai ke tujuan, nafasmu habis, kau terdiam dalam kebisuan yang perih Aku menjerit mengetahui bahwa kau telah pergi.. pergi menjauh dan tak kembali Aku tak mampu lagi menggapai, tubuhku sendiri sudah begitu lelah Kita terbang terlalu bernafsu, tak menghiraukan cuaca, tak hirau ketinggian Rumah itu menjadi mimpi, tak akan pernah terjamah lagi.. , ya.. hanya tinggal mimpi Aku akan pulang dalam lelah, membawa bayanganmu dan kenangan akan dirimu Cinta kita telah berakhir PS. Seperti biasa, puisi permintaan teman yang baru saja mengakhiri sebuah kisah. Tetap semangat ya, hidup memang perlu kejutan, buat membuktikan ke-survival-an kita.. Tuesday, August 30, 2005
Kasih Tak Sampai Duduk di kaki langit Aku masih berdiri disini Rona kasih yang kau tebar Dalam hati aku tetap meyakini bahwa Tahukan kamu bahwa Biarlah dunia tertawa akan tekadku
Thursday, August 18, 2005
Saat tinggal sejengkal Geliat resah.. pandangan nanar.. bayang itu bermain di pelupuk mata... Sosok yang mengajak bercanda.. dengan desah yang memburu.. ada kehangatan.. ada gairah.. ada kesedihan.. perjumpaan walau hanya semu.. namun pernah nyata.. dahulu sekali.. Kilas balik memory.. berputar balik mengajak bermain.. Geliatku makin meresah.. Dimana batas ketahanan.. Menghalau desahmu.. ketenanganmu.. bayangmu.. ada saat harus memilih ada batasan kita kau aku arghhhhhhhh.......... -- walau bunga itu telah mati, namun harumnya tetap abadi -- Monday, June 13, 2005
Kehidupan sosial masyarakat Ulm Jumat kemarin waktu jalan di Kaufhof.. aku bertemu Oma Buchholz.. tetangga samping wohnung (apartemen)ku. Dia cerita suaminya Kamis kemarin meninggal. Ya Tuhan.. tak ada ribut2.. tak ada orang berkumpul.. semua begitu sepi. Sangat berbeda dengan masyarakat Indonesia yang saling bersilaturahmi. Di sini begitu individual. Untuk saling berkunjung saja harus bikin janji dulu. Tidak seperti di Indo yang kalau mau gosip tinggal main ke tetangga. Ada enak ada tidak. Tidak enaknya saat ada peristiwa yang membutuhkan pertolongan orang lain. Orang lain hidup di 'dunia'nya sendiri. Susah ya tanggung sendiri. Jarang ada kumpul2 antar tetangga. Apalagi ibu2 arisan. Wuah... ga ada cerita. Sisi enaknya, privacy kita terjaga. Tidak mudah terganggu dengan gosip2 atau sejenisnya. Tidak ada orang usil dengan penampilan atau kekayaan kita. Masing2 cuek.. Begitulah hidup. Begitu penuh warna. Tinggal pandai2 kita memilah dan membawa diri. Thursday, June 09, 2005
Bikin Blog di Domain Pribadi Bikin Blog baru di domain pribadi.. sungguh melelahkan. Apalagi layoutnya gambar sendiri. Lebih enak ambil layout yang sudah instant. Enak banget tinggal masukin data. Waktu di coba kemarin dengan browser yang bermacam2.. (Mozilla Firefox, IE, Netscape) tampilannya beda2. Di firefox engga smooth. Di IE bagus. Wuah.. bingung deh gw. Akhirnya memang lebih enak 'nyomot' power yang sudah ada. Pakai blogger atau lainnya. Tadinya idealis pengen bikin sendiri. Ternyata frustasi deh gue. Harus banyak belajar lagi. Ya udah.. sementara yang di domain pribadi gw hapus dulu.. sekarang lagi dirakit pelan2.. biar engga error lagi. Huah... puyeng juga.
|
Profile zeventina@gmail.com YM: Zeventina Tag Board Calendar
Counter ![]() | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||