|
melintasi pegunungan yang dingin Semburat rona bahagia terasa, menyejukkan, membelai-belai ke seluruh relung hati Walau udara tidak bersahabat, namun perjalanan kali ini begitu mengasyikan Seia sekata terbang bersama menuju ke suatu tempat yang dirindu Tempat yang telah sekian lama ada dalam doa, cita, cinta dan harapan Desir angin, deru ombak, irama dingin, pekat malam, semburat birahi, melebur jadi satu Saat hampir sampai ke tujuan, nafasmu habis, kau terdiam dalam kebisuan yang perih Aku menjerit mengetahui bahwa kau telah pergi.. pergi menjauh dan tak kembali Aku tak mampu lagi menggapai, tubuhku sendiri sudah begitu lelah Kita terbang terlalu bernafsu, tak menghiraukan cuaca, tak hirau ketinggian Rumah itu menjadi mimpi, tak akan pernah terjamah lagi.. , ya.. hanya tinggal mimpi Aku akan pulang dalam lelah, membawa bayanganmu dan kenangan akan dirimu Cinta kita telah berakhir PS. Seperti biasa, puisi permintaan teman yang baru saja mengakhiri sebuah kisah. Tetap semangat ya, hidup memang perlu kejutan, buat membuktikan ke-survival-an kita.. |
| mayla April 16, 2009 05:20 AM PDT kini aQ TeLah mEngAkhiri kisah ini SemUa KiSahQ TELAH BERAKHIR KINI TINGGALAH BAYANG SEMU YANG ADA .....PERJALANANq TaK DAPt q TERUSKAN KEMBALI KAREnA Q TeLah TerjATuh dAN sulit tUk berdiri dAn MeLanJutKan pEnyEMBARAAn iNi PeRJALANANKU BEnAR-BENAR tElAH BeraKhir.................................... | ||
| wasugi March 8, 2006 04:47 AM PST saat aku lihat.. ternyata blognya banyak puisinya.. aku pun ingin mengkopi dan pastein di blogku.. heheh | ||
| Leave a Comment: |